Tanggal
Cuteki cute
Mengenai Saya
- Uchie
- Memang baik menjadi orang penting, tetapi lebih penting lagi menjadi orang baik.
Ajang teman
What is Linux...
Siapa yang belum tahu Mandriva Linux? Siapa yang belum tahu Open Suse? Siapa yang belum tahu Red Hat? Bagi orang yang biasa berkecimpung di dunia komputer, khususnya Linux, maka nama-nama itu sudah tidak asing lagi di telinga. Namun tahukah Anda bahwa sebenarnya, Linux memiliki sejarah yang cukup panjang perjalanannya?
UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang mengawali lahirnya Linux ke dunia ini. UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang ada saat ini. Adapun UNIX merupakan salah satu sistem operasi populer selain keluarga raksasa Microsoft (mulai dari DOS, MS 9x sampai Vista), Novell, OS/2, BeOS, MacOS dan lainnya.
Sejarah kemunculan UNIX dimulai pada tahun 1965 ketika para ahli dari Bell Labs, sebuah laboratorium milik AT&T, bekerja sama dengan MIT dan General Electric membuat sistem operasi bernama Multics(sudah pernah dengar belum?). Nah, sistem operasi Multics ini awalnya didesain dengan harapan akan menciptakan beberapa keunggulan, seperti multiuser, multiprosesor, dan multilevel filesystem. Namun pada tahun 1969, AT&T akhirnya menghentikan proyek pembuatan Multics karena sistem operasi Multics ini sudah tidak memenuhi tujuan semula. Dengan kata lain, proyek ini mengalami hambatan karena dalam kenyataannya Multics banyak terdapat bugs dan sulit sekali dioperasikan.
Beberapa programmer Bell Labs yang terlibat dalam pembuatan dan pengembangan Multics, yaitu Ken Thompson, Dennis Ritchie, Rudd Canaday, dan Doug Mcllroy, secara tidak resmi tetap meneruskan proyek pengembangan Multics. Dan akhirnya sampailah pada sebuah sistem operasi generasi penerus dari Multics bulan Januari 1970 yang diberi nama UNIX.
Adapun generasi baru Multics ini memiliki lebih banyak keuggulan dibandingkan saudara tuanya. Nama UNIX diberikan oleh Brian Kernighan untuk memberi penegasan bahwa UNIX bukanlah Multics (tidak sama). UNIX akhirnya memiliki keunggulan seperti yang diharapkan pada awal penciptaannya. Yaitu:
1. Multilevel Filesystem
2. Multiuser dan Multiprosesor
3. Desain arsitektur yang independen terhadap suatu hardware
4. Berbagai device dapat dianggap sebagai file khusus
5. Memiliki user interface yang sederhana
6. Cocok untuk lingkungan pemrograman
7. Memiliki utilitas yang dapat saling digabungkan
Setahun setelahnya, UNIX dapat dijalankan pada komputer PDP-11 yang memiliki memory 16 KB dan sebuah disk berukuran 512 KB. Pada waktu itu source codenya UNIX masih ditulis dalam bahasa mesin (assembler). Kemudian pada tahun 1973, source code UNIX ditulis ulang dalam bahasa C yang dibuat oleh Dennis Ritchie.
Tujuan Mr. Ritchie mengubah source code UNIX ke dalam bahasa C tak lain dan tak bukan karena bahasa C didesain multiplatform dan bersifat fleksibel. Dengan dirubahnya source code ke dalam bahasa C, maka UNIX dapat dikembangkan dan dikompilasi ulang ke berbagai jenis komputer. Sejak saat itu dibuatlah berbagai macam varian UNIX yang sengaja didesain untuk jenis komputer tertentu.
Setahun kemudian, karena merasa UNIX sudah cukup matang, maka Thompson dan Ritchie mempublikasikan sebuah paper tentang UNIX. Ternyata UNIX mendapat sambutan yang sangat luar biasa dari lingkungan perguruan tinggi. Dan UNIX lah yang menjadi sistem operasi favorit di lingkungan perguruan tinggi.
Awalnya, sistem operasi UNIX ini didistribusikan secara gratis di dunia pendidikan, namun setelah banyak digunakan oleh korporasi industri dan bisnis (karena kehandalannya menangani bidang jaringan (networking), UNIX akhirnya diperdagangkan dan dipatenkan). Dalam perkembangan selanjutnya, UNIX dan varian-variannya yang dikomersialkan menjadi suatu sistem operasi yang cukup mahal pada saat itu(namun ada beberapa yang gratis karena dikembangkan dengan semangat openSource), hal ini disebabkan karena kestabilan, mampu mengerjakan program multitasking dan dapat digunakan oleh beberapa user secara bersamaan.
Adapun varian UNIX yang dikomersialkan dan populer karena kehandalannya seperti BSD 4.1 (1980), SunOS, BSD 4.2, SysV(1983), UnixWare dan Solaris 2(1988), dan lainnya. Dan yang dikembangkan dengan semangat openSource atau free diantaranya: FreeBSD, OpenBSD, NetBSD, Mnix, Hurd
Dari tadi ngomongin UNIX mulu, Linuxnya di mana? Oke, oke. Kita mulai…..
Kenal Linus Torvalds kan? Linus dilahirkan di Helsinki, Finlandia pada tanggal 28 Desember 1969. Orang yang disebut sebagai Bapak Linux(LINus UniX) ini, sudah mengenal bahasa pemrograman pada umurnya yang ke 10. Saat itu ia sering mengutak-atik komputer kakeknya, Commodore VIC-20. Karena hobinya dalam dunia komputing, 1988 Linus diterima di Univerity of Helsinki dan pada tahun 1990, Linus memulai kelas pemrograman C pertamanya. Pada tahun 1991, Linus tidak puas terhadap sistem operasi yang ada pada PC pertamanya (MS-DOS atau Disk Operation System), OS buatan Microsoft.
Linus lebih cenderung untuk menggunakan sistem operasi UNIX seperti yang dipakai komputer milik universitasnya. Akhirnya ia mengganti sistem operasi openSource Minix yang berbasiskan UNIX. Adapun Minix ini merupakan sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew S. Tanenbaum, seorang professor yang menggeluti penelitian masalah OS dari Vrije Universiteit, Belanda. Adapun Minix ini digunakan untuk keperluan pengajaran dan pendidikan.
Namun Linus merasa bahwa Minix masih memiliki banyak kelemahan. Dan mulai saat itu, di usianya yang ke-23, Linus mulai mengutak-atik kernel Minix. Dan ia mulai mengembangkan sistem yang kompatibel dengan IBM PC. Pada bulan Agustus 1991, lahirlah Linux 0.01 hasil oprekan Linus, dan pada tanggal 5 Oktober 1991, secara resmi Linus mengumumkan Linux 0.02 yang hanya dapat menjalankan BASH dan gcc compiler. Selain itu, Linus juga mempublikasikan sistem operasi buatannya tersebut lengkap dengan source codenya, yang ternyata disambut dengan sangat antusias oleh para programmer dan developer di seluruh dunia agar dapat di develop bersama-sama.
Sampai saat ini, Linux dibangun oleh berbagai macam komunitas dan jangan heran apabila banyak sekali distro-distro Linux yang beredar. Mulai dari yang berbayar sampai yang gratis, dari untuk pemula sampai tingkat lanjut, dan biasanya dengan banyaknya distro Linux yang beredar akan membuat orang awam bingung untuk memilih distro. Bayangkan, ada beratus-ratus distro yang tercipta atau bahkan beribu-ribu. Namun perlahan tapi pasti, diantara distro-distro Linux ini ada yang menyamai (atau bahkan) melebihi kemampuan dari Sistem Operasi keluarga raksasa (Microsoft) dan dengan semakin mudahnya dan semakin lengkapnya dukungan Linux pada hardware, besar kemungkinan Linux akan menjadi alternatif (atau bahkan sistem operasi utama di dunia).
Referensi:
- Sofana, Iwan. 2006. Mudah Belajar Linux. Bandung: Informatika
- http://www.thinkgeek.com/books/nonfiction/38b2/
- http://www.softpanorama.org/People/Torvalds/linus_finland_period.shtml
Distro
Bravo, hebat & keren, hanya
kata-kata itu yang bisa penulis ucapkan tatkala mencoba mengunduh, kemudian
mempelajari & install di PC penulis saat mencoba memakai satu lagi OS karya
anak negeri ini yang tidak kalah hebat dengan OS OS asing yang terutama under
GNU/GPL.
Nah apalagi lauching dari OS ini bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional 20
Mei (hmm masih pada inget gak ya), benar-benar OS yang bersemangat &
bercita rasa Nasionalis.
Disini saya mencoba untuk melirik apa yang sudah dikemukakan oleh para pembuat
OS Garuda ini, sbb :
TENTANG GARUDA :
GARUDA adalah sistem operasi (OS) legal berbasis sistem terbuka (Open Source)
kreasi dari pengembang lokal. GARUDA menggunakan desktop modern yang menawan
dan sangat mudah dipergunakan, bahkan oleh para pengguna yang sudah terbiasa
dengan Windows.
GARUDA mendukung penggunaan dokumen format SNI (Standar Nasional Indonesia).
GARUDA juga sangat aman dari gangguan virus komputer, stabilitasnya tinggi,
disertai dukungan bahasa Indonesia dan dilengkapi dengan banyak program dari
berbagai macam kategori.
GARUDA bisa diperoleh secara bebas tanpa harus mengeluarkan biaya untuk
pembelian lisensi, namun tetap mengutamakan kualitas.
FITUR GARUDA :
* Inti (kernel) sistem operasi : 2.6.38.7
* Desktop : KDE 4.6.3
* Dukungan driver VGA (Nvidia, ATI, Intel, dll)
* Dukungan Wireless untuk berbagai perangkat jaringan
* Dukungan perangkat printer lokal ataupun jaringan
* Dukungan banyak format populer multimedia (flv, mp4, avi, mov, mpg, mp3, wma,
wav, ogg, dll …)
* Dukungan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris serta lebih dari 60 bahasa dunia
lainnya (Jepang, Arab, Korea, India, Cina, dll…)
* Dukungan untuk instalasi berbagai macam program aplikasi dan game (online)
berbasis Windows
* Dukungan untuk berbagai macam dokumen dari program populer berbasis Windows
(seperti Photoshop, CorelDraw, MS Office, AutoCAD, dll)
* NEW : Dukungan Font Aksara Indonesia (video).
* NEW : Dukungan ratusan Font Google Web (video).
KEBUTUHAN PERANGKAT KERAS :
* Processor : Intel Atom; Intel atau AMD sekelas Pentium IV atau lebih
* Memory : RAM minimum 512 MB, rekomendasi 1 GB.
* Hard disk : minimum 8 GB, rekomendasi 20 GB atau lebih jika ingin menginstal
program lain
* Video card : nVidia, ATI, Intel, SiS, Matrox, VIA
* Sound card : Sound Blaster, kartu AC97 atau HDA
PROGRAM APLIKASI :
Perkantoran :
* LibreOffice 3.3 – disertai kumpulan ribuan clipart, kompatibel dengan MS
Office dan mendukung format dokumen SNI (Standar Nasional Indonesia)
* Scribus – desktop publishing (pengganti Adobe InDesign, Page Maker)
* Dia – diagram / flowchart (pengganti MS Visio)
* Planner – manajemen proyek (pengganti MS Project)
* GnuCash, KMyMoney – program keuangan (pengganti MYOB, MS Money, Quicken)
* Kontact – Personal Information Manager / PIM
* Okular, FBReader – universal document viewer
* dan lain-lain …
Internet :
* Mozilla Firefox 4.0.1, Chromium, Opera – web browser (pengganti Internet
Explorer)
* Mozilla Thunderbird – program email (pengganti MS Outlook)
* FileZilla – upload download / FTP
* kTorrent – program bittorrent
* DropBox – Online Storage Program (free 2 Gb)
* Choqok, Qwit, Twitux, Pino – aplikasi microblogging
* Google Earth – penjelajah dunia
* Skype – video conference / VOIP
* Gyachi, Pidgin – Internet messenger
* xChat – program chatting / IRC
* Kompozer, Bluefish – web / html editor (pengganti Dreamweaver)
* Miro – Internet TV
* dan lain-lain …
Multimedia :
* GIMP – editor gambar bitmap (pengganti Adobe Photoshop)
* Inkscape – editor gambar vektor (pengganti CorelDraw)
* Blender – Animasi 3D
* Synfig, Pencil – Animasi 2D
* XBMC – multimedia studio
* kSnapshot – penangkap gambar layar
* Digikam – pengelola foto digital
* Gwenview – Photo Viewing Client
* Amarok – audio player + Internet radio
* Kaffeine – video / movie player
* TVtime – television viewer
* Audacity – audio editor
* Cinelerra, Avidemux – video editor
* dan lain-lain …
Edukasi :
* Matematika – aljabar, geometri, plotter, pecahan
* Bahasa – Inggris, Jepang, permainan bahasa
* Geografi – atlas dunia, planetarium, kuis
* Kimia – tabel periodik
* Logika Pemrograman
Administrasi Sistem :
* DrakConf – Computer Control Center
* Synaptic – Software Package Manager
* Samba – Windows sharing file
* Team Viewer – remote desktop & online meeting
* Bleachbit – pembersih sistem
* Back in Time – backup restore sistem
* dan lain-lain …
Program Bantu :
* Ark – program kompres file (pengganti Winzip, WinRar)
* K3b – pembakar CD/DVD (pengganti Nero)
* Dolphin – file manager
* Cairo Dock – Mac OS menu dock
* Compiz Fusion + Emerald
* Emulator DOS + Windows
* dan lain-lain …
Game :
* 3D Game Maker
* Mahjong, Tetris, Rubik, Billiard, Pinball, BlockOut, Sudoku, Reversi
* Solitaire, Heart, Domino, Poker, Backgammon, Chess, Scrabble
* Frozen Bubble, Flight Simulator, Tron, Karaoke
* City Simulation, Fighter, Doom, Racing, Tremulous FPS
* DJL, Play on Linux, Autodownloader – game manager / downloader
* dan lain-lain ….
Dan diluar program-program yang sudah terinstal diatas, masih ada lebih dari
10.000 program tambahan dalam berbagai kategori yang tersedia di repository
(pustaka program) Synaptic.
Untuk lebih jelas & detail, silahkan aja menuju TKP
http://www.garudaone.com/
Link ke posting iniComments 
Judul Distro Linux
Satu lagi distro linux baru diluncurkan dengan nama SymphonyOne 2008.1, distro
ini adalah salah satu dari sekian banyak turunan dari distro populer UBUNTU.
Distro ini diturunkan dari Ubuntu versi 7.10 Gutsy Gibbon dimana distro
SymphonyOne 2008.1 ini menggunakan desktop Gnome yang telah dimodofikasi dengan
nama Mezzo Desktop, dimana distro ini dapat dimasukkan sebagai distro
Lightweight, karena default untuk hardware yang dibutuhkan untuk menjalankan
distro ini juga tidak terlalu tinggi, dimana saya mencoba menggunakan Intel
Pentium III 1.0 Ghz, Memory 256 Mb & Onboard VGA shared 32 Mb berjalan
dengan mulus.
Beberapa hal mengenai distro ini, sebagai berikut :
* Kompatible dengan semua extra/paket ubuntu
* Sistem instalasi yang mirip dengan Ubuntu
* Menggunakan Mezzo Desktop yang indah dan ringan
* Sistem managemen dengan Gnome-System-Tools (network, display, users, dsb.)
Namun ada sedikit ganjalan saat akan mendownload dari situs resminya, yaitu
anda diharapkan untuk dapat mendonasikan sebagian rejeki anda untuk
mengembangkan distro ini, yah apa salahnya kita ikut membantu.
Daftar DISTRO Linux Indonesia
Perkembangan sistem operasi Linux di Indonesia, terutama
sejak milenium baru banyak melahirkan distro-distro
berbahasa Indonesia, atau setidaknya distro Linux
'buatan' komunitas IT Indonesia. Untuk diagram sejarah
perkembangan asal-usul distro GNU/Linux Indonesia,
bisa dilihat di situsnya Mas Made. Berikut ini daftar distro Linux
Indonesia yang sempat dirilis (beberapa link
mungkin down):
- Trustix Merdeka, merupakan sebuah distribusi
Linux untuk desktop dengan mengambil basis Trustix Secure Linux.
Dengan penekanan pada security, paket-paket
aplikasi yang disertakan di dalam Trustix Merdeka merupakan paket
pilihan, dengan auditing yang cukup ketat untuk
setiap sumber yang disertakan. Distribusi Made in Indonesia ini
bertujuan lebih dari sekedar distro Linux saja.
Ditargetkan menjadi jalur komunikasi masyarakat Linux dan IT. Bahasa
Indonesia yang digunakan dapat dikatakan sebagai
faktor pemersatu. Trustix Merdeka terhenti pengembangannya sejak
Maret 2003.
- Bijax, adalah sistem Linux sendiri yang dikembangkan
pada mulanya berdasarkan linuxfromscratch. Bijax dapat dibuat
untuk promosi linux, bisa juga digunakan bagi yang
mau kenal linux, tapi enggak mau install, distro ini tidak mendukung
jaringan.
- WinBI, adalah perangkat lunak yang berisikan
aplikasi umum berbahasa Indonesia. Dengan Software RI diharapkan
mengejar ketertinggalan adopsi teknologi komputer
secara luas di masyarakat, selain itu dimungkinkan untuk digunakan
pembelajaran bahasa asing dalam teknologi komputer.
Hal ini dimungkinkan dengan tersedianya alternatif
penggantian bahasa yang digunakan dalam Software RI ini. Software
RI juga disebarluaskan untuk memberikan kemudahan
dalam penggunaan komputer pada masyarakat pada umumnya
selain sebagai piranti pelatihan yang murah,
handal dan legal. Dengan demikian diharapkan maka masyarakat Indonesia
akan banyak menggunakan komputer tanpa keraguan
dan kendala bahasa.
- Rimbalinux, dilatarbelakangi minimnya distro
buatan Indonesia, minimnya semangat kerjasama dalam komunitas Linux
Indonesia, dan belum ada distro yang mewakili
identitas Indonesia, maka distro Rimbalinux dibuat sebagai distro Linux
desktop ringan yang bisa dikembangkan (expandable
lightweight linux desktop distribution).
- TrustCafe, adalah distribusi Linux yang dibuat
oleh ATLANTIS INDONESIA bagi yang ingin membuat Warung/Kafe
Internet, namun tidak mau dipusingkan dengan
Sistem Operasi. Sistem ini ini memiliki modul billing sistem yang
terintegrasi dengan TrustCafe. Distro ini menjadi
bonus majalah InfoLinux edisi November 2002
- ROSe, sebuah distro turunan Knoppix yang
di-remaster dengan aplikasi khusus oleh RAB Indonesia. Terdapat dua
edisi yang sempat beredar, yaitu edisi Game
(dipaket bersama Buku Mini InfoLinux edisi Game), dan edisi Kasir/PoS
(bonus majalah InfoLinux edisi Maret 2004).
- LinuxSehat, merupakan sebuah program komunikasi
(kampanye) penggenalan Linux bagi para pemula, merupakan
repackaging dari Knoppix, yang dibagokan secara
gratis untuk menyambut pemberlakuan UU Hak Cipta tahun 2003.
- Komura adalah sistem jaringan server dan klien
yang lebih murah karena sudah disertai sistem operasi tersendiri.
Komura sudah memiliki cukup banyak aplikasi untuk
penggunaan internet, perkantoran hingga game. Pengguna
komputer tinggal menyesuaikan pilihan aplikasi dengan
kapasitas hard disk yang dimilikinya. Distro ini menjadi bonus
majalah InfoLinux edisi Januari 2004.
- De2 (Debian Depok), link susah diakses, lihat
De2.UI di bawah.
- DeAl (Debian Alternatif), lihat De2.UI di bawah.
- De2.UI Debian Depok U-buntu I-untung, terdiri
dari sepasang berkas ISO Image. Pertama; berkas ISO instaler turunan
UBUNTU Linux. Kedua; kumpulan paket-paket
campur-sari terakhir dari Debian, Ubuntu, dan lain-lain. Distro ini
biasanya diperbaharui (update) setiap akhir pekan.
- BlankOn 1.0, distro Linux berbasis Fedora Core
yang dikembangkan oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI).
Tujuan pengembangan BlankOn Linux adalah
menghasilkan distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan pengguna
komputer umum di Indonesia. Yayasan Penggerak
Linux Indonesia (YPLI) bekerja sama dengan UNESCO dan
komunitas Linux lainnya telah mengembangkan
BlankOn Linux 1.0 ini menjadi sistem operasi yang lengkap berbasis
http://prayudi.freecoolsite.com - ad-12 Labs
Powered by Mambo Generated: 5 December, 2007, 06:54
Fedora Core 3 yang memanfaatkan software open
source.
Versi 2 berbasis Ubuntu dan dikembangkan bersama
Komunitas Ubuntu Indonesia.
- InulLinux, sebuah distro berbasis MoviX, live CD
yang akan langsung menjalankan MPlayer setelah booting, khusus
edisi ini menampilkan video klipnya Inul bergoyang
ngebor....(!)
- DollyLinux, distro berbasis Fedora Core (info
diperoleh dari situs Mas Made di atas, info lebih lanjut belum ditemukan)
- Xnuxer, XNUXER LINUX dibangun di atas core
Debian Sarge 3.1 dimana file binary diambil dari KNOPPIX 3.9.
Menurut sejarah perkembangan asal-usul distro
GNU/Linux di Indonesia, ada tiga versi Xnuxer, yaitu: versi disket
(turunan dari Trustix Secure Linux), versi live
(turunan dari Knoppix/Debian), dan versi install (turunan dari Slackware).
Konsep/ide yang di aplikasikan di XNUXER LINUX
adalah membuat linux bisa digunakan dengan mudah oleh end-user
dengan memaksimalkan/mempercantik penampilan KDE
tanpa mengurangi performance sehingga kalau Anda melihat
tampilan KDE XNUXER LINUX sangat berbeda dengan
tampilan KDE yang umum.
Sebagian besar file binary yang ada di XNUXER
LINUX di ambil dari KNOPPIX 3.9 (Knopper) yang sudah di customize.
- Waroeng IGOS, diprakarsai oleh Badan Pengkajian
dan Penerapan Teknologi (BPPT) Kementerian Riset dan
Teknologi, Departemen Komunikasi dan Informatika,
Asosiasi Warnet Indonesia, Pasifik Satelit Nusantara dan
Universitas Gunadarma.
Aplikasi 'Waroeng IGOS' mencakup kebutuhan
aplikasi warnet 1 server untuk 3-10 klien, PC desktop, aplikasi office,
web browser, mail server serta manajemen
dokumentasi. Khusus untuk aplikasi office, dikembangkan oleh Institut
Teknologi Bandung.
WaroengIGOS terdiri atas 3 CD: Server (install)
yang berbasis Fedora, Server (live), dan Client (live) yang berbasis
Knoppix.
- IGOS Desktop, Jakarta, 6 Agustus 2005
IGOS SISTEM DESKTOP NASIONAL lahir dari
kreativitas anak bangsa sebagai penjabaran dari deklarasi IGOS
(Indonesia, Go Open Source!) pada tanggal 30 juni
2004 oleh :
- Menteri Riset dan Teknologi,
- Menteri Komunikasi dan Informasi,
- Menteri Kehakiman dan HAM,
- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara serta
- Menteri Pendidikan Nasional
IGOS DESKTOP adalah sebuah brand software berbasis
Open Source yang diluncurkan hari ini oleh Konsorsium
“IPTEKNET, LIPI dan PT INTI untuk memenuhi
tuntutan masyarakat akan adanya product Open Source yang
siap-pakai sebagai alternatif untuk desktop productivity,
serta mendukung upaya pemerintah dalam penggunaan
software legal di seluruh lapisan masyarakat.
IGOS DESKTOP ini merupakan aplikasi lengkap untuk
Desktop yang telah mengintegrasikan Operating System, Office
productivity, Email Client, Instant Messaging
Client, Browser dan Development Tool.
- Diskotix, merupakan distro Linux mini yang muat
dalam 1 (satu) Floppy Disk 1,44 MB lengkap dengan aplikasi editor
teks, spreadsheet, kalkulator, game, dan utility.
Antarmukanya menggunakan menu, tanpa harus login. Diskotix berisi:
kernel Linux 2.2, editor E3 (mirip WordStar),
spreadsheet SC, game Tetris, Snake, dan Gomoku, Ash shell, Busybox,
dan utility fdisk dan mkdosfs. Tersedia juga
antarmuka command-line.
- SLAMPP, merupakan distro yang dapat digunakan
sebagai live CD atau instalasi, untuk membuat sebuah server
dengan cepat. Dengan catchphrase "Simple
Solution for Home Server", distro ini berbasis SLAX, sebuah distro live CD
http://prayudi.freecoolsite.com - ad-12 Labs
Powered by Mambo Generated: 5 December, 2007, 06:54
berbasis Slackware.
- Pinux, atau POinter Linux, sebuah distro
berbasis RedHat 9 yang dikembangkan oleh Warnet Pointer Semarang,
untuk mengganti sistem operasi di warnet akibat
penyitaan komputer bersistem operasi Windows.
- Linux Ampera, adalah distro Linux yang
dikembangkan oleh Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan bekerja sama
dengan Digital Kreasi. Tujuan pembuatan linux
ampera ini adalah untuk memperkenalkan apa dan bagaimana linux itu.
CD Linux Ampera 2 ini di-remaster dari distribusi
linux Knoppix dengan penambahan/pengurangan aplikasinya, serta
dibuat bernuansa Ampera.
- Pazia Linux (d.h. PacerLinux), Asosiasi
Perusahaan Komputer Indonesia (Apkomindo) memiliki cita-cita besar, yaitu
memperluas pengguna sistem operasi open source di
Indonesia. Ini kaitannya pada daya beli masyarakat Indonesia
yang dianggap belum cukup kuat. Untuk inisiasi
awal program Open Source Movement (OSM) tersebut, Pazia, salah
satu distributor Acer untuk produk notebook Aspire
dan Ferrari, menjadi sponsornya.
- IGOS Nusantara 2006 adalah aplikasi desktop yang
merupakan distro Linux berbasis Fedora Core 5, dengan
kemampuan untuk membuat/mengedit dokumen,
database, spreadsheet, file grafis, maupun akses internet, chatting dan
e-mail
Aplikasi yang terinstall dalam IGOS Nusantara 2006
antara lain : sistem operasi (Linux), aplikasi perkantoran (OpenOffice
2.0.2), Web Browser (FireFox), E-mail Client
(Evolution); Chatting (GAIM), pengolahan grafis (GIMP)
- PC Linux Fiesta merupakan salah satu solusi
aplikasi desktop yang berbasis PC Linux untuk memenuhi kebutuhan
akan pengguna pemula yang menginginkan OSS 'user
friendly'. Dikembangkan oleh pengembang lokal atas inisiatifnya
untuk mendukung Program IGOS. Distro ini dapat
diperoleh dengan bebas dengan lisensi GPL.
- CHIPLux, distro live DVD berbasis PC Linux, yang
berbasis PCLinuxOS yang didistribusikan majalah CHIP Indonesia
sebagai bonus edisi September 2006.
- Kuliax, Kuliax 6.0 adalah distribusi sistem
GNU/Linux untuk pendidikan di
Universitas, khususnya Program Studi Teknologi
Informasi atau yang berhubungan seperti Teknik Elektro (TE)
konsentrasi Sistem Komputer dan Informatika,
Teknik Informatika (TF), Ilmu Komputer (IK), dan lain-lain. Walaupun
begitu, distro ini dapat pula digunakan pada
Program Studi/Jurusan lain yang membutuhkan
perangkat lunak untuk melakukan komputasi
seperti Statistik dengan R-base, Pemodelan dengan
Octave, dan lain-lain. Versi ini merupakan hasil usaha survei yang
cukup mendalam dan penyesuaian dengan kurikulum/silabus
Program Studi Teknologi Informasi.
Kuliax 6.0 merupakan implementasi pertama dari
rencana Kuliax Project, sebuah proyek untuk membawa Linux dan
Perangkat Lunak Bebas dan Open Source (PLBOS) ke
dunia pendidikan di Universitas. Diharapkan distro ini bisa
menjadi dasar bagi pengembangan-pengembangan
selanjutnya baik teknis seperti distro untuk tiap Program
Studi/Jurusan atau aplikasi
pendidikan, dan non teknis seperti pembuatan
dokumentasi, pameran, seminar, workshop, dst.
Kuliax berbentuk live CD berbasis Debian
Unstable/Testing dan Knoppix yang diarahkan ke penggunaan Linux Desktop.
Kuliax berisi aplikasi lengkap yang umum
digunakan: perkantoran,
multimedia, produktivitas, perkakas, aplikasi yang
digunakan di dunia pendidikan khususnya TI/TE/TF/IK, aplikasi dan
sistem yang disesuaikan dengan silabus/kurikulum
(TI).
- Depdiknux, DEPDIKnux adalah distro linux yang di
kembangkan oleh Departemen Pendidikan Nasional yang berfungsi
sebagai fasilitas untuk menyukseskan program
Jaringan Pendidikan Nasional
DEPDIKnux di-develop / di-remaster dari Linux
Debian dengan installer knoppix oleh saudara Hafidz salah seorang
Mahasiswa STBA Bandung.
http://prayudi.freecoolsite.com - ad-12 Labs
Powered by Mambo Generated: 5 December, 2007, 06:54
Distro ini adalah turunan KNOPPIX-4.0.2 yang telah
di buat ulang untuk keperluan JARDIKNAS.
Kami menyiapkan distro ini untuk :
- ICT gateway
- ICT Bandwidth Monitoring and management
Fitur depdiknux-setup
- menggunakan shell (dialog) yang user friendly
- support tambah/kurang user, tambah/kurang group,
set ipaddress, set webserver, start/stop mysql server, start/stop
ssh server, start/stop ntop, whowatch, iptraf,
nload, services, masquerading umum, dhcp-server.
- LiGOS AWALIi, Distro AWALI merupakan turunan
Slackware yg telah dicustomisasi sedemikian rupa sehingga
diharapkan pengguna awam pun tidak akan sulit
untuk menginstall distro ini (Proses instalasi menggunakan bahasa
Indonesia). LiGOS sendiri adalah grand project
yang nantinya diharapkan dapat mencakup semua kebutuhan migrasi,
tidak hanya untuk warneter saja melainkan
instansi, perusahaan maupun profesional.
Secara umum paket yang digunakan distro ini adalah
sebagai berikut:
- Kernel 2.6.18.1
- Xorg 7.1.1
- OpenOffice 2.10
- Gimpshop 2.2.11
- Firefox 2.0
- Gaim 2.0beta5
- GyachImproved 1.0.5
- Adobe Acrobat 7.08
- ZenCafe, adalah kelanjutan dari LiGOS, dan
merupakan subproject dari distro ZenWalk. Tidak jauh berbeda dengan
“orang tuanya”, Zencafe dianjurkan untuk digunakan
di komputer kelas bawah. Idealnya Pentium II dengan RAM 128.
Menggunakan window manager XFCE, hampir mirip
Gnome, hanya saja lebih ringan dan kurang begitu canggih.
- Sindos (Sistem Operasi Indonesia), merupakan
sistem operasi berbasis Debian GNU/Linux yang memusatkan diri
untuk penggunaan sehari-hari.
Sindos dirancang untuk Anda yang terbiasa
menggunakan Win XP dan ingin merasakan keandalan sistem operasi
GNU/Linux.
Sindos menggunakan Kernel 2.6.17-11 dengan desktop
KDE 3.5.6 serta Openoffice 2.1 untuk tugas perkantoran dan
perangkat lunak GNU/Linux lainnya yang menunjang
kegiatan Anda sehari-hari.
- targeT GNU/Linux (selanjutnya disebut targeT
Linux) adalah distribusi linux yang sesuai namanya dikhususkan
sebagai “target/sasaran” hacking. Distro Linux ini
dapat dijalankan langsung dari CDROM / Live CD maupun dari USB
Disk / Live USB. Komputer yang menjalankan distro
ini nantinya akan berperan sebagai server target alias server
“korban”. Target dan korban disini maksudnya
sebagai server yang menjalankan service-service yang diketahui memiliki bug, cacat alias kelemahan didalam sistemnya.
Kelemahan - kelemahan inilah yang nantinya digunakan oleh client / attacker untuk “menguasai” server targeT. Distro
ini merupakan turunan dari Slackware 11, dan dibuat dengan
menggunakan script dari linux-live.org. Script
yang sama digunakan untuk membangun distro Backtrack.
- Dewalinux, merupakan Distribusi Linux hasil
re-master dari distro Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon, yang dikemas lebih “user
friendly” sehingga memudahkan untuk pengguna baru
Linux yang telah terbiasa dengan #indows. Selain edisi umum,
Dewalinux juga dikembangkan untuk
kebutuhan-kebutuhan khusus:
http://prayudi.freecoolsite.com - ad-12 Labs
Powered by Mambo Generated: 5 December, 2007, 06:54
- Dewalinux Edisi Exclusive : dibuat dengan
kemasan khas Pemesan, dengan logo, slogan, visi/misi organisasi, dsb.
- Dewalinux Edisi Warnet : dibuat dengan
fitur-fitur sesuai kebutuhan operasional warnet, termasuk billing system, dan
aplikasi-aplikasi yang umum digunakan oleh warnet.
- Linux GSI adalah sebuah sistem operasi yang
berbasiskan Linux dan dibangun atas aplikasi yang bersifat Open
Source, yang digunakan sebagai perangkat di
lingkungan pemerintah dalam menerapkan GSI (Government Secured
Intranet) atau Jaringan Komunikasi Pemerintah
Tertutup.
Linux GSI berisi aplikasi-aplikasi GSI sehingga
memungkinkan pengguna atau pelanggan GSI bisa langung terhubung
ke jaringan GSI. Aplikasi tersebut antara lain
VPN, VoIP, SIAS, SMS Gateway, dan aplikasi tambahan lainnya seperti
OpenOffice, GAIM, GIMP, Firefox, Evolution, Minbar
(Aplikasi pengingat shalat), Zekr (Aplikasi
pembelajaran Al-Qur'an).
Tutor Instalansi Linux UBUNTU
Dengan hadirnya Linux Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat, kita
disuguhi dengan visual yang menarik dan font Ubuntu yang sangat bagus.
dilengkapi dengan aplikasi-aplikasi gratis yang berkualitas. Menjadikan Linux
Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat layak dijadikan Sistem Operasi andalan.
Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan instalasi
Linux Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat :
1.
Download ISO Ubuntu dari ubuntu.com
atau kambing.ui.ac.id dan kemudian burn ke CD atau Buat USB External Drive
Instaler dengan UNetbootin. http://unetbootin.sourceforge.net/
2.
Ubah setting bios dan buat komputer
untuk melakukan boot dari CD atau USB External Drive.
3.
Pada layar “Welcome”, silakan pilih
bahasa : English atau Bahasa Indonesia (atau yang lain, bebas saja sesuai
selera).
Instalasi Ubuntu 10.10 langkah 3
4.
Kalau Anda masih mau coba, pilih
“Try Ubuntu”. Atau pilih “Install Ubuntu” untuk memulai instalasi. Setelah
mencoba dan ingin melakukan instalasi, klik Icon di desktop yang bertuliskan
“Install Ubuntu 10.10″. Akan muncul lagi pilihan bahasa (silakan kalau mau
dipilih ulang) dan klik tombol Forward.
5.
Pada layar “Preparing to Install Ubuntu”
perhatikan syarat yang diperlukan :
1.
minimal 2.6 GB drive space
2.
kabel power terpasang
3.
terhubung ke internet. (tidak
apa-apa jika tidak)
Pilihan “Download updates while installing boleh dicontreng
jika terhubung ke internet. Pilihan “Install this third-party software”
sebaiknya dipilih untuk bisa memainkan file MP3, kenapa ada pertanyaan ini?
karena Ubuntu murni semuanya free open source, sedangkan MP3 tidak open source,
sehingga tidak sesuai dengan filosofi Ubuntu. Jadi agar tidak mengusik filosifi
Ubuntu, dibuatlah pilihan seperti ini. Klik tombol Forward untuk melanjutkan.
Instalasi Ubuntu 10.10 langkah 5
6.
Pada layar “Allocate drive space”,
ada tiga pilihan: pertama “Install alongside other operating systems”, kedua
“Erase and use the entire disk”, dan ketiga “Specify partitions manually
(advanced)”. Untuk pilihan yang kedua “Erase and use the entire disk” sudah
bisa dimengerti, bahwa installer akan menghapus semua isi dari disk (termasuk
partisi) dan akan mengatur isinya sesuai kebutuhan Ubuntu. Jika pilihan ini
yang Anda pilih, klik Forward dan silakan lanjutkan ke langkah 13.
Instalasi Ubuntu 10.10 langkah 6
7.
Pilihan pertama pada layar “Allocate
drive space”, akan me-resize partisi yang paling besar untuk diinstall dengan
Ubuntu. Sediakan minimal 8 GB untuk Ubuntu. Anda juga bisa memilih untuk
menggunakan seluruh partisi dengan menekan tombol “Use Entire Partition” atau
bahkan menggunakan seluruh DIsk dengan menekan tombol “Use Entire Disk”. klik
Jika ini pilihan Anda, klik tombol Install Now dan lanjutkan ke langkah 13.
Instalasi Ubuntu 10.10 langkah 7
8.
Pilihan yang ketiga “Specify
partitions manually (advanced)”, memungkinkan kita melakukan konfigurasi
partisi sesuai dengan yang kita mau. Tentu saja Anda perlu memahami tentang
filesystem dan partisi. Klik tombol Forward.
Instalasi Ubuntu 10.10 langkah 8
9.
Pada tutorial kali ini, telah
disiapkan partisi yang akan dibuat menjadi partisi root (/). Karena saya
menggunakan free space yang berada di /dev/sdb, maka Boot loader harus dipilih
yang sama juga, ini penting agar sistem bisa di boot menggunakan GRUB2. Pilih
partisi atau free space yang sudah disiapkan, sebaiknya siapkan sekitar 15-20
GB. Klik tombol Add… untuk membuat partisi.
Instalasi Ubuntu 10.10 langkah 9
10.
Di layar Create a new partition,
Type of new partition : Primary atau Logical boleh, tapi disarankan Primary.
New partition size in megabytes (1000000 bytes) : 21032. Location for the new
partition : Beginning atau End, bebas saja. Use as : sebaiknya pilih Ext4,
kecepatan lebih baik dan memiliki masa depan yang lebih panjang. Mount point :
/ , merupakan mount point yang wajib ada di setiap sistem operasi unix dan
linux. Klik tombol OK.
Instalasi Ubuntu 10.10 langkah 10
11.
Pada layar akan terlihat Mount point
yang kita buat (/). Karena merupakan partisi baru, Used akan bernilai unknown.
Klik tombol Install Now.
Instalasi Ubuntu 10.10 langkah 11
12.
Mungkin akan muncul layar yang
bertuliskan “You have not selected any partitions for use as swap space. …”.
Klik tombol Continue saja, ini karena memang kita tidak membuat partisi swap.
Anda boleh membuat kalau mau, klik tombol Go Back dan resize kembali Mount
Point root (/) menjadi sekitar 18000 (jadi ada sisa 2000), pilih partisi yang
tidak terpakai tadi (sisa 2000), dan kemudian klik tombol Add… dan pilih Use as
: swap. Tapi sebetulnya tidak perlu membuat partisi swap, cukup nanti dibuat
file swap yang bisa diletakkan di dalam partisi root (/), karena performanya
sama saja.
Instalasi Ubuntu 10.10 langkah 12
13.
Pada layar “Where are you”, pilih
kota tempat Anda berada. bisa diketik, atau dipilih langsung di peta. Klik
tombol Forward untuk melanjutkan.
Instalasi Ubuntu 10.10 langkah 13
14.
Pada layar “Keyboard layout”, pilih
tipe keyboard yang digunakan. biasanya Indonesia menggunakan Keyboard layout
USA. Klik tombol Forward untuk melanjutkan.
Instalasi Ubuntu 10.10 langkah 14
15.
Pada layar “Who are you?”, masukkan
informasi yang diperlukan. Username harus huruf kecil semua tanpa spasi. Yang
harus diingat adalah Username dan Password yang nanti akan digunakan untuk
login dan melakukan administrasi pada sistem, jangan sampai lupa. Klik tombol
Forward dan silakan lihat slide keunggulan Ubuntu sembari menunggu sistem
diinstall ke dalam disk. Restart setelah selesai untuk mencoba Linux Ubuntu
Anda. Jangan lupa mengeluarkan USB External Drive atau CD sebelum Restart.
Instalasi Ubuntu 10.10 langkah 15
Selamat Anda telah berhasil Linux Ubuntu 10.10 Maverick
Meerkat. Silakan komentar untuk memberikan pendapat atau pertanyaan
Langganan:
Postingan (Atom)












